Minggu, 31 Maret 2013

LISTRIK DAN SISTEM BIOGAS DI DALAM MANJEMEN PROYEK


Listrik
Teknik Sipil - Tarif listrik kini mulai mahal dan akan meningkat lagi, sehingga menghemat listrik merupakan tindakan yang sangat bijaksana. Menghemat energi sudah semestinya dilakukan oleh masyarakat seluruh dunia. Produksi listrik alami jauh lebih baik untuk masa depan. Di samping menghasilkan hanya sedikit polusi, sistem ini juga dapat dipakai untuk seluruh lapisan masyarakat, baik individu maupun untuk kepentingan umum didalam manajemen proyek.

Sistem Hydro-listrik
Sistem hydro-listrik menggunakan arus air untuk menciptakan listrik. Air dari sungai, dam atau danau dialiri melalui pipa yang mengalir menuruni bukit, lalu membuat kincir berputar di unit hydro-listrik, yang kemudian menggerakkan turbin untuk menciptakan listrik. Listrik ini disimpan dalam baterai-baterai untuk selanjutnya siap digunakan didalam manajemen proyek. Sistem hydro-listrik dapat berbeda-beda sesuai ukuran, baik dari sistem micro-hydro kecil yang menyediakan listrik untuk beberapa rumah atau desa, bahkan hingga sistem-sistem hydro-listrik yang sangat besar yang dijalankan dari danau atau dam besar yang dapat menyediakan listrik untuk daerah yang lebih besar, misalnya untuk daerah kota atau provinsi didalam manajemen proyek.

Sistem hydro-listrik kecil lebih banyak memiliki keuntungan, seperti:
  • Menghasilkan listrik yang kecil namun berkelanjutan.
  • Lebih ramah lingkungan dibandingkan sistem hydrolistrik yang lebih besar, baik dalam perakitannya, maupun dampak jangka panjangnya.
  • Perawatannya lebih mudah dibanding sistem hydro-listrik yang lebih besar, dan sistem lainnya seperti sistem tenaga matahari.
  • Menggunakan lebih sedikit aki/baterai didalam manajemen proyek.

Sistem Biogas
Sistem biogas mengumpulkan gas methane, yaitu gas yang mudah terbakar yang dapat digunakan untuk memasak, alat penerangan gas, menjalankan mesin-mesin pembakaran, dan menciptakan energi listrik. Gas methane tercipta secara alami ketika kotoran hewan, kotoran manusia, sekam padi, daun-daun, tanaman air dan rumput membusuk didalam manajemen proyek. Dalam sistem biogas, bahan-bahan yang membusuk ini dikumpulkan dalam tangki biogas, gas akan terperangkap dan terkumpul dalam tangki untuk kemudian dimanfaatkan. Bahan-bahan baru dapat terus ditambahkan ke dalam tangki, dan bahan-bahan lama dapat dikeluarkan dan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk berkualitas tinggi didalam manajemen proyek.

Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari sistem ini, antara lain:
  • Gas dan listrik dihasilkan dari sumber-sumber yang tersedia dan murah.
  • Gas menggantikan kebutuhan kayu bakar, yang membantu mengurangi polusi asap didalam manajemen proyek.
  • Kotoran dan bahan-bahan lainnya menyimpan zatzat yang dibutuhkan tanaman,yang karena proses produksi gas, kandungan zat-zat ini meningkat. Ketika bahan-bahan yang membusuk ini telah selesai memproduksi gas methane, bahan-bahan ini selanjutnya dapat digunakan untuk membuat kompos atau digunakan langsung sebagai pupuk. Namun berhati-hatilah, karena pupuk ini sangat kuat didalam manajemen proyek.
  • Hampir semua bakteri buruk dalam kotoran yang dapat menciptakan penyakit, terbunuh dalam tangki biogas sehingga penyakit bagi manusia dan hewan bisa berkurang. Sistem ini telah digunakan di banyak negara dan merupakan teknologi yang sangat baik. Ada banyak disain yang berbeda-beda, tergantung pada tipe bahan yang tersedia, uang, dan tujuan penggunaan.

Beberapa fakta-fakta dasar tentang sistem biogas:
  • 1 m3 (1 m x 1 m x 1 m) gas methane, bisa menyediakan: Gas untuk memasak makanan 3 keluarga, atau 6 jam nyala lampu dari lampu pijar, atau 700 ml bahan bakar untuk menjalankan generator 2 tenaga kuda untuk 2 jam, atau 1.25 kw listrik.
  • 1.5 m3 ukuran tangki per orang akan menyediakan cukup gas methane untuk kebutuhan sehari-hari (atau, 15 m3 untuk 10 orang) didalam manajemen proyek.
Sistem biogas merupakan sistem yang anaerobic (tidak ada oksigen) sehingga harus dibuat kedap udara dan kedap air. Perawatan dalam sistem ini meliputi tingkat air, tingkat pH, temperatur, campuran bahan-bahan yang dimasukkan, perlindungan dari bahan-bahan yang berbahaya, dan pengaturan putaran tangki didalam manajemen proyek. Untuk dapat menciptakan dan merawat sistem biogas, diperlukan penelitian dan pengetahuan teknik yang bisa dipelajari dari buku-buku, internet, atau LSM yang berkecimpung di sistem ini, sehingga diperoleh keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik, termasuk pengetahuan tentang keuntungan-keuntungan dan pemanfaatan sistem biogas didalam manajemen proyek.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates