Kamis, 21 Februari 2013

PENGERTIAN MANAJEMEN PROYEK MENURUT PARA AHLI


Teknik Sipil - Benyamin Franklin sering mengatakan kepada beberapa pebisnis muda yaitu “time is money, time is money”. Ekspresi ini menangkap satu hal yang esensial bagaimana modern finance, mengukur nilai sebuah manajemen proyek dengan menentukan the time value dari sebuah investasi sebagaimana terkait dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut. 

Untuk mencapai hal tersebut, seorang manajer proyek harus dapat memprediksi, dengan sense yang kuat atas kepastian dari project time requirements (waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan) sehingga manajer proyek dapat menentukan cost (biaya) yang dihabiskan untuk menyelesaikan manajemen proyek. 

Manajemen Proyek dapat dikatakan merupakan kombinasi dari kegiatan-kegiatan (activities) yang saling berkaitan dan harus dilaksanakan dengan mengikuti suatu urutan tertentu sebelum seluruh tugas dapat diselesaikan secara tuntas. 

Tujuan penjadwalan di dalam manajemen proyek adalah :
  1. Menetapkan jenis (kelompok) kegiatan atau pekerjaan dalam suatu proyek. 
  2. Menetapkan hubungan antar kegiatan atau pekerjaan dalam suatu proyek. 
  3. Merencanakan lama atau durasi (duration) suatu kegiatan atau pekerjaan. 
  4. Merencanakan kapan suatu pekerjaan harus dimulai dan kapan pekerjaan tersebut harus selesai.

Metode penjadwalan di dalam manajemen proyek :
  1. Diagram batang (Barchart). 
  2. Jaringan Kerja (Network planning), terdiri atas: 
  3. Program Evaluation and Review Techniques (PERT) 
  4. Metode Jalur Kritis (Critical Path Method - CPM) 
  5. Precedence Diagramming Method (PDM) 
  6. Diagram Keseimbangan (Line Balance Diagram), dll. 

Identifikasi Kelompok Kegiatan: Metode WBS
Work Breakdown Structure (WBS) adalah pengelompokkan (breakdown) kegiatan atau pekerjaan (work) suatu proyek menjadi berbagai kelompok kegiatan atau pekerjaan yang lebih rinci dan disusun dalam bentuk struktur (structure) hirarki kegiatan di dalam manajemen proyek. 

Perhitungan Volume Kegiatan Volume dihitung berdasarkan:
  • Gambar rencana (design drawing) 
  • Spesifikasi teknis (specification) 

Identifikasi Sumber Daya dan Perhitungan Produktivitas
Sumber daya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan konstruksi adalah 5M, yaitu Man (tenaga kerja), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), dan Method (metode pelaksanaan). Estimasi Durasi Kegiatan Durasi atau lama suatu kegiatan/pekerjaan dihitung berdasarkan volume kegiatan/pekerjaan dibagi produktivitas kegiatan/pekerjaan tersebut di dalam manajemen proyek. 

Penyusunan Jadwal Proyek (Barchart) di dalam manajemen proyek
Data yang dibutuhkan:
  • Kelompok kegiatan/pekerjaan 
  • Durasi kelompok kegiatan/pekerjaan 
  • Ketergantungan antar kelompok kegiatan/pekerjaan 

Syarat-syarat Jadwal Proyek di dalam manajemen proyek
Syarat-syarat yang berkaitan dengan jadwal proyek meliputi:
  • Durasi total kegiatan/pekerjaan proyek (tidak boleh lebih lama dari waktu yang disepakati dalam kontrak) 
  • Saat kegiatan/pekerjaan proyek harus dimulai (setelah Surat Perintah Kerja - SPK dikeluarkan) 
  • Saat kegiatan/pekerjaan proyek harus selesai (sesuai batas akhir penyerahan bangunan)

2 komentar:

Sahabat GIS mengatakan...

Mangement proyek penting banget ternyata dalam pelksanaan kegiatan badan usaha ya

dimdroid mengatakan...

Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates